Profil Stadion Nazionale PNF –  Salah satu stadion multifungsi yang terletak di Roma, Italia. Stadion ini mulai dibangun pada tahun 1911 dengan kapasitas 50.000 orang pada saat itu.

Kemudian Stadion ini mendapatkan renovasi sebagian pada tahun 1927 sebagai persiapan untuk menyambut pagelaran sepakbola bergengsi yaitu Piala Dunia FIFA 1934 yang mana Italia ditunjuk sebagai tuan rumah pada saat itu.

Stadion ini menjadi salah satu stadion sejarah yang mana menjadi saksi sejarah persepakbolaan kala itu pertandingan Final Piala Dunia 1934. Pada kala itu mempertemukan antara tim tuan rumah Italia vs Cekolovakia pada 10 Juni 1934.

Dimana pada saat itu Italia lah yang keluar menjadi pemenang dari pertandingan tersebut dan menjadi juara ke dua pada pagelaran Piala Dunia berlangsung.

Piala Dunia 1934 dan Fasisme Benito “Il Duce” Mussolini yang naik ke tampuk kekuasaan pada 1922 menandai kelahiran rezim fasis di Eropa. Oleh Mussolini turnamen Piala Dunia 1934 betul-betul dijadikan ajang propaganda dan unjuk supremasi fasisme.

Meski bukan penggemar sepakbola, Mussolini “berperan besar dalam pembangunan stadion-stadion baru dan transportasi transportasi massa bagi tiffosi yang akan menonton pertandingan,” tulis Jim Hart dalam “When the World Cup Rolled into Fascist Italy in 1934” di thesefootballtimes.co.

Menurut Clemente Angelo Lisi hal itu karena bagi Mussolini Piala Dunia lebih dari sekadar turnamen sepakbola.

Seperti yang ditulisnya dalam bab dua A History of World Cup 1930-2014 (2015), Piala Dunia merupakan “sebuah kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa rezim totalitarian yang dipimpinnya telah mengubah Italia menjadi negara adikuasa.”

“Hasilnya,” lanjut Lisi, “Mussolini sangat terlibat langsung, bahkan sampai meyampaikan kata-kata penyemangat di sebuah hotel Roma di malam sebelum partai pembuka lawan Amerika Serikat.”

Penunjukan Italia sebagai tuan rumah pun tak lepas dari serangkaian lobi yang dilancarkan rezim fasis. Meski Italia baru ditunjuk sebagai penyelenggara pada kongres FIFA 1932, namun menurut Jim Hart lobi informal sudah dilakukan sejak 1930-an.

Mengikuti Uruguay, “Sekretaris Federasi Sepakbola Italia Giovanni Mauro atas nama pemerintah fasis meyakinkan FIFA bahwa Italia akan menanggung setiap kerugian yang terjadi selama turnamen berlangsung.”

By admin